Abstract :
Saham merupakan salah satu instrumen keuangan yang cukup populer
diperjual belikan di pasar modal untuk berinvestasi. Dalam mempertimbangkan
return saham pada sebuah perusahaan investor harus mengukur risiko yang ada
seperti risiko sistematis (beta) pada sebuah saham karena risiko tersebut tidak dapat
hilang dari suatu perusahaan. Selain risiko sistematis, likuiditas saham juga dapat
dijadikan pertimbangan dalam melakukan investasi untuk memperoleh tingkat
pengembalian yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
Risiko Pasar dan Likuiditas Saham terhadap Return Saham pada perusahaan food and
beverage yang terdaftar secara konstan pada BEI periode 2012-2016 baik secara
parsial maupun secara simultan. Risiko Pasar diukur dengan Beta, sedangkan
Likuiditas Saham diukur dengan bid-ask spread. Penelitian merupakan penelitian
kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda, dilengkapi uji
asumsi klasik, pengujian hipotesis secara parsial dan secara simultan. Populasi dalam
penelitian ini adalah semua perusahaan food and beverage yang tercatat di BEI pada
periode 2012-2016. Dengan menggunakan teknik purposive sampling didapatkan
sebanyak 9 perusahaan yang sesuai dengan kiteria. Variabel independen pada
penelitian ini adalah risiko pasar dan likuiditas, serta variabel dependennya ialah
return saham. Program analisis yang dipakai dalam pengujian adalah Statistical
Program for Social Sccience (SPSS) 21.0. Hasil dari pengolohan data uji T (Parsial)
Risiko Pasar berpengaruh positif dan signifikan terhadap return saham, dan
Likuiditas saham berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return saham.
Kemudian hasil pengolahan data uji F (simultan) menunjukkan bahwa Risiko Pasar
dan Likuiditas saham secara simultan berpengaruh signifikan terhadap return saham.
Koefisien determiinasi yang didapatkan adalah sebesar 12,7%.