DETAIL DOCUMENT
Woman’s Self Existence Against Subordination In The Novel Pride And Prejudice: Beauvoir’s Existentialist Feminism
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Wulandari, Fitria
Subject
808.062 Abstrak dan Ringkasan Sastra 
Datestamp
2023-08-30 01:52:18 
Abstract :
Era Victoria merupakan tonggak berdirinya peranan feminisme dalam menyetarakan derajat wanita dengan laki-laki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan self?existence pada karakter Elizabeth di novel Pride and Prejudice yang memperjuangkan kesetaraan hak-hak kaum wanita dengan menggunakan teori Simone de Beauvoir yang mengkalsifikasikan existensialism menjadi tiga bagian yaitu: subordinasi, psikologi, malafid. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah membaca novel, mendaftarkan dan mengumpulkan kata?kata yang menunjukan adanya gerakan existensialisme yang ditemukan dalam novel. Kemudian hasilnya dijelaskan dan dijabarkan melalui analisis. Dalam penyajian data peneliti menggunakan metode informal karena hanya menggunakan kata-kata dalam mendeskripsikan hasil penelitian. Dari proses analisis data dapat ditemukan bahwa Elizabeth bisa mendapatkan pasangan hidupnya sendiri. Dia juga bisa membuktikan kepada keluarganya bahwa keputusannya untuk menolak perjodohan itu adalah keputusan yang tepat. Dari proses analisis data maka dapat di temukan bahwa perempuan berhak mendapatkan hak yang sama dengan laki-laki. Sedangkan jenis kelamin seharusnya tidak menjadi patokan untuk menentukan hak seseorang. 
Institution Info

Universitas Putera Batam