Abstract :
Penelitian ini menjelaskan studi tentang pragmatik dengan spesifik tentang
pelanggaran maksim yang ditemukan dalam sebuah film yaitu ?Something
Borrowed?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis pelanggaran
maksim dan alasan mengapa para pemeran dalam film tersebut melanggar jenis
maksim dalam percakapan mereka. Pelanggaran maksim yang dapat ditemukan
berupa ucapan yang berisikan pelanggaran pelanggaran dalam komunikasi antar
pemeran film. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Grice dan
Thomas. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Metode pengumpulan data adalah observasi. Langkah-langkah yang
dilakukan dengan menonton film ?Something Borrowed? lalu mengamati
percakapan yang berisikan pelanggaran maksim dan menemukan alasan mengapa
para pemeran melanggar maxim tersebut selama percakapan berlangsung. Hasil
dari penelitian ini menunjukan bahwa ada empat jenis maksim yang ditemukan
di dalam film tersebut. Total data keseluruhan ialah 14 (46,6%) data untuk
jumlah pelanggaran maksim relevan, 1(3,3%) data untuk maksim kuantitas, 12
(40 %) data untuk maksim kualitas dan 3(10%) data untuk maksim cara. Alasan
pelanggaran maksim juga beragam seperti mengabaikan pernyataan lawan
bicara,mencoba mengalihkan pembicaraan sehingga membuat percakapan
tersebut tidak relevan, adapun dengan alas an lain yakni menutupi suatu hal, tidak
ingin menyakiti perasaan lawan bicara serta sengaja membuat lawan bicara
berpikir dengan apa yang dimaksud oleh si pembicara