Abstract :
Komunikasi adalah salah satu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari
kehidupan manusia. Penggunaan tatanan bahasa yang tidak baik dan tidak sesuai
dengan konteks dapat menimbulkan implikasi dalam suatu komunikasi.
Penelitian inimembahas secara pragmatis tentang implikasi percakapan khusus.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan jenis-jenis maksim yang
dilanggar di dalam implikasi percakapan khusus dan fungsi-fungsi dari hujaran
yang menghasilkan implikasi percakapan khusus yang ditemukan pada dialog
film yang berjudul The Dark Knight. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan
teori prinsip kerjasama yang dikemukakan oleh Grice untuk menganalisis jenis?jenis maksim yang dilanggar di dalam implikasi percakapan khusus. Untuk
menganalisis fungsi-fungsi hujaran yang menghasilkan implikasi percakapan
khusus, peneliti menggunakankategori tindak tutur yang dikemukakan oleh
Searle. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Dalam pengumpulan data,
peneliti menggunakan metode observasi dengan teknik simak bebas libat cakap.
Pada proses analisis data peneliti menggunakan metode padan pragmatis. Proses
penyajian hasil penelitian menggunakan metode formal dan informal dengan
menggunakan kata-kata,dan tabeldalam mendeskripsikan hasil penelitian. Dari
hasil proses analisis data ditemukan adanya pelanggaran-pelanggaran
maksimdidalam sebuahimplikasi percakapan khusus yang terdapat pada dialog
film yang terdiri dari: maksim kuantitas (3), kualitas (2), cara (11), dan relevansi
(5).Selain itu juga ditemukan fungsi-fungsi dari hujaran yang menghasilkan
implikasi percakapan khusus yang terdiri dari:representative (14), komisif(4), dan
direktif (3)