Abstract :
Penelitian ini membahas tentang pencampuran kode yang ditemukan di PT.
Sumitomo wiring systems. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis-jenis
pencampuran kode dan alasan mengapa pemimpin menggunakan pencampuran kode
selama pertemuan rapat mingguan dengan karyawan. Pemimpin memimpin rapat
pertemuan mingguan pada hari Senin, dalam ucapannya, itu berisi beberapa
pencampuran kode. Untuk teorinya, peneliti menggunakan pakar Wardaugh dan
Hoffman. Untuk mendukung penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif
kualitatif. Metode pengumpulan data adalah observasi. Langkah-langkah yang
diambil dengan merekam ucapan dari pemimpin kemudian mengamati kata-kata yang
berisi pencampuran kode dan alasan memilih untuk menggunakan pencampuran
kode. Hasil analisis ini adalah untuk menunjukkan bahwa ada tiga jenis pencampuran
kode. Mereka adalah pencampuran kode intra-sentensial, pencampuran kode intraleksikal dan melibatkan perubahan pengucapan. Alasan pencampuran kode juga
bervariasi dari berbicara tentang topik tertentu, mengutip orang lain, bersikap tegas
tentang sesuatu (Kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa secara tidak sadar
setiap orang telah mencemooh pepatah jenis ini tetapi sekali lagi bagaimana membuat
pendengar mengekspresikan solidaritas), kata seru, pengulangan digunakan klarifikasi
dan yang terakhir adalah mengekspresikan identitas kelompok. Muncul yang paling
dominan adalah pencampuran kode intra leksikal dan penggunaan topik tertentu.
Kesimpulannya adalah pencampuran kode adalah penggunaan satu bahasa dalam
bahasa lain atau perubahan antara bahasa Inggris dan Indonesia.