Abstract :
Tersedianya dana atau modal kerja yang berfungsi untuk membiayai kegiatan
perusahaan menjadi salah satu faktor bagi perusahaan untuk memperoleh laba
yang maksimal. Untuk menjalankan kegiatan operasional perusahaan sehari-hari
dibutuhkan modal kerja sebagai sumber pendanaannya. Modal kerja adalah
sejumlah dana yang terikat dalam unsur-unsur aktiva lancar dan pada umumnya
akan berputar dalam periode tertentu dan diharapkan akan kembali dalam periode
tertentu juga. Aktiva lancar yang berlebihan dapat memberikan pengaruh yang
tidak baik pada profitabilitas perusahaan. Kelebihan aktiva lancar dapat
dimanfaatkan dengan melunasi hutang-hutang jangka pendek dan juga untuk
mendanai kegiatan operasional dalam usaha meningkatkan profitabilitas
perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Current Ratio, Debt to Equity
Ratio dan Total Asset Turnover terhadap Profitabilitas pada PT Barelang Riau
Jaya Batam. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan SPSS 21, kemudian
dilakukan analisis berupa analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan
uji pengaruh. Jumlah sampel adalah sebanyak 59 laporan keuangan dari tahun
2012 samapi 2016 dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil
analisis menunjukkan bahwa Total Asset Turnover berpengaruh signifikan
terhadap Profitabilitas, sedangkan variabel Current Ratio dan Debt to Equity
Ratio tidak berpengaruh signifikan pada Profitabilitas karena nilai signifikansi
dari variabel tersebut yang lebih dari 0,05.