Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh perputaran piutang dan arus kas
terhadap likuiditas. Suatu perusahaan dikatakan likuid apabila perusahaan tersebut
mampu memenuhi kewajiban jangka pendeknya sesuai dengan waktu yang telah
jatuh tempo. Likuiditas sangat diperlukan oleh perusahaan sebagai jaminan
pemenuhan kewajiban jangka pendeknya. Populasi dalam penelitian ini adalah PT.
Logistik Karimun Pratama dan metode yang digunakan dalam penentuan sampel
adalah penentuan sampling jenuh. Sumber data yang digunakan merupakan data
sekunder yaitu data laporan keuangan PT. Logistik Karimun Pratama pada periode
2007 sampai dengan periode 2016 secara triwulan. Metode analisis dalam
penelitian ini menggunakan regresi linier berganda, uji t, dan uji F. Hasil
penelitian secara simultan menunjukkan bahwa variabel independen yaitu
perputaran piutang dan arus kas berpengaruh signifikan terhadap likuiditas
perusahaan sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikan F sebesar 0,019 < 0,05.
Secara parsial menunjukkan bahwa variabel perputaran piutang mempunyai
pengaruh tidak signifikan terhadap variabel likuiditas sebagaimana ditunjukkan
oleh nilai signifikan t sebesar 0,312 > 0,05 dan variabel arus kas mempunyai
pengaruh signifikan terhadap variabel likuiditas sebagaimana ditunjukkan oleh
nilai signifikan t sebesar 0,008 < 0,05. R square dalam penelitian sebesar 0,149
(14,9%) Hal ini menunjukkan bahwa 14,9% likuiditas dapat dijelaskan oleh
perputaran piutang dan arus kas, sedangkan 85,1% dijelaskan oleh faktor-faktor
lain di luar dari variabel yang di uji.