Abstract :
Komunikasi adalah cara orang untuk berinteraksi satu sama lain. Dengan
berkomunikasi orang dapat menyampaikan informasi atau mengungkapkan sesuatu
kepada sipenerima, seperti meminta, menyatakan, menjanjikan, berterima kasih,
meminta, mengeluh, meminta maaf, menyatakan, dll. Setiap ucapan dalam komunikasi
mengandung arti atau tujuan. Dalam studi linguistik itu disebut tindak tutur. Ada tiga
jenis tindak tutur, yaitu lokusi, ilokusi dan perlokusi. Penelitian ini mempelajari tindak
ilokusi dalam film ?Frozen?. Penelitian ini menganalisis tentang tindak ilokusi dalam
ucapan-ucapan Elsa, karakter utama film ?Frozen? sebuah film yang dibuat oleh
Jennifer Lee dan Kristus Buck. Metode deskriptif kualitatif digunakan untuk
menganalisis data dalam penelitian ini. Data disajikan secara deskriptif karena
menggambarkan dan menjelaskan tindak ilokusi oleh tokoh utama dalam ?Frozen?
seperti menjelaskan konteks dan jenis tindak ilokusi yang ditemukan dalam ucapan?ucapan Elsa. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan teori speech act John
Searle. Dari hasil pengolahan data yang dilakukan peneliti terhadap ucapan-ucapan
Elsa, ditemukan bahwa dari 53 data, 11 data adalah assertive, 26 data adalah directive,
9 data adalah ekspressive, 2 data adalah commisive dan 5 data adalah declarative.
Tindak ilokusi directive adalah tindak ilokusi yang paling sering muncul yaitu 26 data