Abstract :
Penelitian ini bertujuan menjelaskan performativitas gender yang tercemin pada tokoh
utama dan aspek yang membentuk performativity gender karakter utama yang ada
dalam novel The Color Purple (1982) karya Alice Walker. Peneliti menggunakan teori
performativitas Butler (1990) untuk menganalisa data yang berkaitan dengan
performativitas gender didalam novel. Dalam menganalisa, peneliti menggunakan
metode deskriptif kulitatif dimana dijelaskan dalam bentuk kata, frasa, dan kalimat.
Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa karakter utama dalam novel ?The Color
Purple (1982)? menunjukkan perfomativitas secara berulang ulang sehingga
mengubah orientasi seksualnya. Terlihat bahwa perubahan gender dan orientasi
seksual dapat dipengaruhi oleh banyak aspek yang menyebabkan terjadinya
perubahan. Karakter utama mengubah orientasi seksualnya sebagai seorang lesbian
yang mencintai sesama wanita. Beberapa sikap ditunjukkan yang dapat membuktikan
bahwa karakter utama memiliki pemikiran yang berbeda tentang seorang wanita, lebih
mempunyai ketertarikan terhadap wanita, kemudian memutuskan untuk menjadi
seorang lesbian. Peneliti juga menemukan aspek yang menjadi penyebab terbentuknya
performativitas gender tersebut. Peniliti menemukan 27 data yang menunjukkan
bahwa performativitas gender dapat dipengaruhi oleh banyak aspek yang terbagi
dalam psikologi dan wacana gender. Dalam 27 data tersebut menunjukkan bahwa
karakter utama dalam novel ?The Color Purple (1982)? menampilkan perubahan
performativitas orientasi seksualnya diakibatkan dari masa lalu yang buruk dan
pandangan yang buruk terhadap laki laki, sehingga ia memilih untuk mempercayai
perempuan, merasa nyaman ketika tinggal bersama perempuan dan memutuskan untuk
mencintai wanita