Abstract :
Dalam perkembangan bisnis suatu perusahaan, peranan seorang manajer dalam
suatu organisasi itu sangatlah penting. Manajer mempunyai tanggungjawab
memberikan informasi mengenai kondisi perusahaan kepada pemilik. Akan tetapi
informasi yang disampaikan terkadang tidak sesuai dengan kondisi perusahaan
sebenarnya, dalam hal itu manajer dapat melakukan manajemen laba. Penelitian
ini bertujuan untuk menguji mekanisme good corporate governance, manajemen
laba dan kinerja keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa
Efek Indonesia. Variabel independen dari penelitian ini adalah kepemilikan
institusional, kepemilikan manajerial, proporsi dewan komisaris independen dan
komite audit. Variabel dependen nya adalah manajemen laba dan kinerja
keuangan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan populasi perusahaan
pada tahun 2012-2016 sebanyak 146 perusahaan dan jumlah sampel yang diambil
berdasarkan metode purposive sampling adalah sebanyak 11 perusahaan dengan
jumlah 55 data. Hasil dari penelitian uji t menunjukkan bahwa kepemilikan
institusional tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Hasil dari penelitian uji
t menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial berpengaruh signifikan terhadap
manajemen laba. Hasil dari penelitian uji t menunujukkan bahwa proporsi dewan
komisaris independen tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Hasil dari
penelitian uji t menunujukkan bahwa komite audit tidak berpengaruh terhadap
manajemen laba. Hasil dari penelitian uji t menunujukkan bahwa manajemen laba
tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian uji F menunjukkan
kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, proporsi dewan komisaris
independen, dan komite audit secara simultan tidak berpengaruh terhadap
manajemen laba.