Abstract :
Penelitian ini membahas tentang systemic functional linguistics yang digunakan
dalam pidato Donald Trump mengenai topic terorisme. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk menganalisa tipe-tipe dari metafungsi dan fungsi umum yang
ditemukan di pidato Donald Trump. Dalam penelitian ini, peneliti melakukan analisa
systemic functional linguistics dengan menggunakan teori Suzzane Eggins. Objek
penelitian ini adalah metafungsi dan fungsi umum di pidato Donald Trump mengenai
terorisme. Peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data
dikumpulkan dengan cara observasi menggunakan teknik non-participant, peneliti
melakukan beberapa langkah yaitu menonton pidato, membaca transkrip pidato, dan
menulis data yang berhubungan dengan formulasi masalah. Data yang dikumpulkan
dikelompokkan berdasarkan tipe dari experiential, interpersonal dan theme. Setelah
mengumpulkan data, peneliti menganalisa data menggunakan qualitative deskriptif.
Hasil dari penelitian akan dipaparkan dengan verbal deskriptif atau penjelasan yang
berbrntuk kata-kata .hasil dari penelitian ini adalah bahwa benar di dalam pidato
Donald Trump terdapat tiga jenis metafunction yaitu experiential, interpersonal, dan
textual metafunctions yang mana experiential di reprsentasikan oleh material
process, interpersonal direpresentasikan menggunakan subjek ?we?, dan textual di
representasikan oleh topical theme. Hasil dari penelitian ini juga di tambah dengan
general function yang mana general function dari pidato ini adalah representatives
yang dapat menggambarkan bahwa pidato Donald Trump berisikan tentang fakta?fakta kejahatan yang telah dilakukan oleh teroris, tidak hanya di Amerika namun
juga di seluruh dunia. Dengan pidato ini Donald Trump juga mengajak masyarakat
Amerika untuk melawan para teroris khususnya yang ada di Amerika