Abstract :
Bank dapat dikatakan sebagai penggerak utama roda perekonomian karena
perannya sebagai alternatif sumber modal guna menggerakkan sektor riil,
mendanai proyek negara dan juga membiayai kebutuhan masyarakat pada
umumnya. Tujuan fundamental perbankan adalah memperoleh keuntungan
optimal dengan jalan memberikan layanan jasa keuangan kepada masyarakat.
Bagi pemilik saham menanamkan modalnya pada bank bertujuan untuk
memperoleh penghasilan berupa deviden atau mendapatkan keuntungan dari
peningkatan harga saham yang dimiliki. Besarnya jumlah kredit yang disalurkan
sebuah bank akan menentukan keuntungan bank, profitabilitas adalah hasil bersih
dari sejumlah kebijakan dan keputusan perusahaan. Rasio profitabilitas mengukur
seberapa besar kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan.
Profitabilitas merupakan faktor yang seharusnya mendapat perhatian penting
karena untuk dapat melangsungkan hidup suatu perusahaan. Penelitian ini
bertujuan untuk menguji Non Performing Loan dan Loan to Deposit Ratio
terhadap profitabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah PT BPR Dana
Nagoya. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa laporan keuangan PT
BPR Dana Nagoya. Berdasarkan hasil uji t menunjukkan bahwa nilai t hitung
sebesar -0,686 < t tabel sebesar 2,04841 dan nilai signifikansi t sebesar 0,499 >
0,05 maka dapat disimpulkan bahwa variabel Non Performing Loan (NPL) tidak
berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dikarenakan adanya pembentukan
PPAP (Penyisihan Penghapusan Aktiva Produktif) yang dapat menutup kerugian
yang disebabkan oleh kredit macet. Begitu juga dengan variabel Loan to Deposit
Ratio (LDR) juga tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan nilai
t hitung sebesar 1,181 < t tabel sebesar 2,04841 dan nilai signifikansi t sebesar
0,247 > 0,05 karena adanya prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit pada
PT BPR Dana Nagoya. Namun pada uji F kedua variabel independen tersebut
mempengaruh secara bersama-sama terhadap profitabilitas dengan menunjukkan
nilai F hitung 3,453 > F tabel 3,34 dan nilai signifikansi F sebesar 0,046 < 0,05.