Abstract :
Perselingkuhan adalah penyebab pemisahan antara sepasang kekasih.
Perselingkuhan merupakan tindakan yang tidak baik. Yang dilakukan oleh
pasangan yang telah menikah atau pasangan tidak menikah. Oleh hubungan
timbal balik berdasarkan kepentingan, saling ketergantungan, dan saling bertemu
dalam perselingkuhan mengulas bahwa pasangan sudah menikah keiinginan hati
mereka tidak terpenuhi.Fenomena perselingkuhan masih tabu, tapi meluas di
kalangan budaya yang ada di dunia ini. Novel Anna Karenina menceritakan
tentang seorang wanita yang berselingkuh dan kemudian bunuh diri dengan
melompat di depan kereta api. ketika Anna Karenina memutuskan untuk
menerima cinta dari Vronsky, seluruh Rusia mengutuk mereka berdua. Konon,
kemunafikan, pengkhianatan, ketulusan, dan pengampunan membuat Anna dalam
perjuangan untuk mencapai kebahagiaan. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui fenomena dan dampak negatif dari perselingkuhan pada Novel Anna
Karenina. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologi dan metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil
penelitian dari novel Anna Karenina ini adalah karakter utama melakukan
perselingkuhan karena pernikahan yang tidak memuaskan karena suaminya tidak
memperdulikannya dan mendapatkan efek negatif dari perselingkuhan seperti
kerusakan harga diri, hilangnya kepercayaan dalam kecurangan pasangan, rasa
ketidakstabilan emosional, dampak terhadap semua bidang kehidupan. Anna
Karenina harus dipisahkan dengan anaknya, memiliki ketidakstabilan dalam
emosi dan melakukan bunuh diri karena ditinggalkan oleh Vronsky