Abstract :
Penelitian ini tentang analisa terhadap kebiasaan menyimpang pada remaja di novel
The Catcher In The Rye oleh Jerome David Salinger. Dalam penelitian ini, penulis
menggunakan pendekatan sosiologi sastra untuk menganalisa sosial dokumen dan
momen histori yang terjadi pada novel dan waktu yang terjadi pada masa itu.
Penelitan ini mendeskripsikan dan mengidentifikasi kondisi sosial pada karakter
utama yaitu Holden dengan menggunakan pendekatan teori pendekatan sosiologi oleh
Alan Swingewood yang membagi menjadi tiga prespektif yaitu social dokumen,
kondisi sosial pengarang, dan momen historikal. Penelitian ini fokus pada kebiasaan
menyimpang dan mengaplikasikan teori sosiologi kedalam novel The Catcher In The
Rye yang di deskripsikan didalam novel yaitu seorang anak lelaki yang memiliki
kebiasaan yang menyimpang dan juga penulis menganalisa alasan mengapa
terjadinya kebiasaan yang menyimpang tersebut. Metode penelitian yang digunakan
oleh penulis adalah metode kualitatif dimana penulis melakukan penelitian pada
sebuah karya sastra dengan maksud untuk mendapatkan gambaran tentang analisis
sosiologi yang mana terjadi kebiasaan menyimpang yang dilakukan oleh karakter
pada novel The Cather In The Rye oleh. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan
karakter utama melakukan kebiasaan menyimpang dan terdapat empat aktivitas yang
menunjukan kebiasaan menyimpang seperti merokok, dikeluarkan dari sekolah,
berkelahi, meminum-minuman keras dan juga peneliti menemukan alasan mengapa
karakter utama melakukan kebiasaan menyimpang tersebut terjadi yang berhubungan
dengan kondisi sebenarnya pada masa itu di amerika pada tahun 1950 dimana pada
saat itu mereka lebih memiliki kehidupan yang bebas