Abstract :
Penelitian ini memiliki dua tujuan. Tujuan pertama adalah untuk
menjelaskan arketipe dari hero?s journey yang ada dalam novel Twenty Thousand
Leagues under the Sea and yang kedua adalah untuk menjelaskan cara arketipe
dari hero?s journey ditampikan dalam novel Twenty Thousand Leagues under the
Sea. Pendekatan arketipe adalah pendekatan sastra yang digunakan untuk
menganalisa subjek dari penelitian ini. Penelitian ini adalah sebuah penelitian
kulitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah novel Twenty Thousand
Leagues under the Sea yang ditulis oleh Jules Verne. Data yang ada di dalam
penelitian ini berbentuk dalam kalimat-kalimat dan pernyataan yang diambil dari
novel Twenty Thousand Leagues under the Sea. Data yang diambil berhubungan
dalam menunjukkan arketipe dari hero?s journey. Ada dua hasil dalam penelitian
ini. Hasil pertama adalah ada sebelas dari tujuh belas tahap dalam arketipe dari
hero?s journey ditemukan di dalam novel Twenty Thousand Leagues under the
Sea oleh Jules Verne. Kesebelas tahap itu adalah The Call to the Adventure, The
Crossing of the First Threshold, The Belly of the Whale, The Road of Trials,
Woman as the Temptress, Atonement with the Father, Apotheosis, The Ultimate
Boon, The Magic Flight, The Crossing of the Return Threshold, dan yang terakhir
adalah Master of the Two Worlds. Sedangkan tahap yang tidak terjadi dalam novel
ini adalah Refusal of the Call, Supernatural Aid, The Meeting with the Goddess,
Refusal of the Return, Rescue from Without dan Freedom to Live. Hasil yang
kedua adalah metode yang digunakan dalam novel Twenty Thousand Leagues
under the Sea oleh Jules Verne adalah melalui sequentially plot dan juga latar
dalam novel tersebut