Abstract :
Sastra adalah kegiatan kreatif untuk ide-ide dan perasaan. Sastra merupakan
bentuk refleksi dari gejala sikap seseorang terhadap lingkungan alam yang
dituangkan dalam bentuk seni. Salah satu karya sastra yang paling populer adalah
novel. Dalam penelitian ini, peneliti memilih Jane Eyre yang ditulis oleh Charlotte
Bronte yang diterbitkan pada tahun 1874 sebagai objek penelitian ini. Novel ini
akan diterapkan ke dalam pendekatan humanistik psikologi dengan teori hirarki
kebutuhan yang diusulkan oleh Abraham Maslow. Berdasarkan Maslow semua
jenis manusia dipengaruhi oleh kebutuhan dasar mereka. Maslow menciptakan
hierarki kebutuhan manusia ke dalam lima tingkat. Dalam penelitian ini, peneliti
berfokus pada tingkat ketiga; kebutuhan cinta dan memiliki. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mencerminkan kebutuhan cinta dan memiliki dari
karakter utama Jane Eyre yang berhubungan dengan keluarganya, persahabatan
dan keintiman. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dan data
dikumpulkan dengan teknik dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik
kategorisasi. Data tersebut dianalisis berdasarkan hubungannya dengan tujuan
penelitian kedua unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam karya sastra. Penelitian ini
menggunakan metode informal untuk menyajikan hasil penelitian. Jadi, data yang
akan dilaporkan secara deskriptif dengan menggunakan kata-kata dan kalimat.
Setelah menganalisa kebutuhan cinta dan memiliki pada karakter utama dari plot
cerita di "Jane Eyre" novel karya Charlotte Bronte, penulis menyimpulkan; 1.
Kebutuhan cinta dan memiliki dari karakter utama yang terkait dengan keluarga di
novel ini tidak terpenuhi karena Jane Eyre adalah seorang yatim piatu, 2.
Kebutuhan cinta dan memiliki yang berkaitan dengan persahabatan terpenuhi
karena ia berteman dengan Helen Burn dan Marry Ann Wilson, 3. Kebutuhan
cinta dan memiliki yang berhubungan dengan keintiman terpenuhi setelah
pernikahannya dengan Mr. Rochester.