Abstract :
Hal ini merupakan fenomena umum bagi orang-orang dalam komunikasi seharihari dengan menyampaikan maksud secara tersirat yang dibahas dalam tindakan
ilokusi. Tindakan ilokusi memiliki lima jenis, yaitu representatif/asertif , direktif,
komisif, ekspresif, dan deklarasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa
kelas-kelas dan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan tindak tutur
representatif di The Daily Talk Show. Kelas-kelas tindak tutur representatif
dianalisis berdasarkan teori Searle, sementara faktor berbicara dianalisis
berdasarkan teori yang diajukan oleh teori Hymes. Kelas-kelas tindakan pidato
ilokusi representatif adalah state, believe, claim, remind, suggest, report, assure,
agree, predict, complain, conclude, deduce. Sedangkan, faktor yang
mempengaruhi penggunaan representatif disingkat menjadi S-P-E-A-K-I-N-G, S
merupakan setting/scene, P merupakan participants, E merupakan end, A
merupakan act sequence, K merupakan kunci, I merupakan instrumen, N
merupakan norm, G merupakan genre. Penelitian ini dianalisis dengan
menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana dijelaskan dalam bentuk kata,
frasa dan kalimat. Data diambil dari ucapan yang mengandung tindak tutur
ilokusi representatif. Peneliti menggunakan metode observasi, non-partisipatif
dan metode teknik mencatat dalam mengumpulkan data. Peneliti menemukan
adanya 30 data terkait tindak tutur ilokusi representatif. Ada 6 (20%) data terkait
believe, masing-masing terdapat 5 (16,67%) data terkait state dan complain,
masing-masing terdapat 3 (10%) data terkait agree, predict and suggest, masingmasing terdapat 2 (6,67%) data terkait claim and assure, dan terdapat 1 (3,33%)
data terkait reminder, dan tidak ada data yang ditemukan terkait report, conclude
dan deduce. Faktor-faktor berbicara semua dapat ditemukan dalam 30 data
tersebut namun yang paling banyak ditemukan adalah "setting", "participant",
"act sequence", "instrumentalities", "end" sedangkan "key", "norm" dan "genre"
lebih jarang mempengaruhi.