Abstract :
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan strategi Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Kota Batam dalam pengembangan pariwisata bahari. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik
pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan
dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada Bapak Pebrialin selaku Kepala Dinas
Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam dan Bapak Mohamad Gita Indrawan
Dosen sekaligus pengurus kamar dagang industri Kota Batam. Penelitian ini
menggunakan metode analisis Strenght, Weakness, Opportunities, Threats
(SWOT). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan Analisis SWOT,
Strategi yang harus digunakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam :
(A) Strategi SO diantaranya Meningkatkan Aksesebilitas berupa transportasi
umum. (B) Strategi ST diantaranya Meningkatkan sosialisasi terhadap masyarakat
melalui arti pentingnya gerakan hidup sehat. (C) Strategi WO diantaranya
Meningkatkan pengelolaan wisata bahari yang ada. (D) Strategi WT diantaranya
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pariwisata bahari. Adapun faktor
pendukung pengembangan pariwisata bahari diantaranya (1) Letak Kota Batam
yang strategis dengan negara Singapura dan Malaysia. Keadaan ini akan
menguntungkan bagi Kota jika pariwisatanya dikelola dengan baik. (2) Sumber
Daya Manusia (pegawai dinas) yang sudah terpenuhi seperti pejabat yang amanah
dan personil yang sudah terisi dalam pengembangan wisata bahari. (3)
Dibebaskan visa tour and travel dalam waktu 30 hari. Sehingga memudahkan bagi
wisatawan untuk berkunjung ke Batam, Faktor penghambat pengembangan
pariwista bahari diantaranya (1) Sumber daya manusia (pengelola pariwisata)
terkait sertifikasi yang belum memahami dengan tugas dan tanggungjawabnya
sehingga dalam hal pengelolaan pariwisata bahari masih terhambat. (2) Tumpang?tindih kewenangan lahan sehingga menyulitkan investor untuk berivestasi. (3)
Kondisi perekonomian global dimana jika perekonomian suatu Negara melemah
akan berdampak pada kurangnya wisatawan yang berkunjung ke Kota Batam.