Abstract :
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek yang penting dalam
suatu perusahaan Salah satu yang berkaitan erat dengan K3 adalah kecelakaan.
Terjadinya kecelakaan kerja tentu saja menjadikan masalah yang besar bagi
kelangsungan sebuah perusahaan..Pada kondisi kerja bersuhu panas sangat rentan
dengan kecelakaan kerja seperti halnya PT Stx Precision batam merupakan
industry pengecoran logam Alumunium dengan kondisi kerja fisik pada
temperature tinggi sangat berpeluang menimbulkan bahaya kecelakaan kerja.
Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan data kecelakaan
kerja perusahaan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan
menggunakan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. adapun potensi bahaya
pada catatan kecelakaan kerja perusahaan yaitu terkena alat kerja panas,terciprat
alumunium cair, Hipertermia, terkena Flashing,tertusuk runner,mata kemasukan
gram Alumunium dan terjepit trimming tool. untuk metode penilaian bahaya
tersebut menggunakan matriks 2D model dimana tingkat resiko didapatkan dari
perkalian Kemungkinan dan Konsekuensi yang dicocokkan dengan tabel matriks
analisis resiko. Untuk meminimalkan resiko kecelakaan kerja dengan cara
mengidentifikasi potensi bahaya pada bagian smelting,casting dan trimming.