Abstract :
Penelitian ini merupakan sebuah analisis pendekatan pragmatik mengenai prinsip
kesantunan yang digunakan dalam film ?Mechanic?. Teori yang digunakan adalah
Prinsip Kesantunan yang dikemukakan oleh Geoffrey Leech (1983) yang terdiri
dari enam maksim; yaitu maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim
penghargaan, maksim kesederhanaan, maksim persetujuan, dan maksim
kesimpatian. Peneliti membatasi masalah menjadi tiga; yaitu maksim
kedermawanan, maksim penghargaan, dan maksim persetujuan yang digunakan
dalam film ?Mechanic?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan,
menganalisis, dan menyimpulkan maksim kedermawanan, maksim penghargaan,
dan maksim persetujuan yang digunakan dalam film ?Mechanic?. Penelitian ini
merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan film ?Mechanic? sebagai
objeknya. Data-data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan dan dianalisis
melalui metode padan pragmatik. Hasil penelitian ditampilkan dengan metode
informal. Peneliti menemukan 16 data yang diambil dari skrip film ?Mechanic?,
yang menunjukkan penggunaan maksim kedermawanan, maksim penghargaan,
dan maksim persetujuan dalam film ini. Hasil penelitian menunjukkan prinsip
kesantunan yang digunakan dalam film ?Mechanic?, yaitu maksim kedermawanan
yang muncul sebanyak 2 kali, maksim penghargaan yang muncul sebanyak 8 kali,
dan maksim persetujuan yang muncul sebanyak 6 kali. Prinsip kesantunan yang
paling sering muncul adalah maksim penghargaan dengan 8 kali kemunculan,
diikuti dengan maksim persetujuan dengan 6 kali kemunculan, dan yang paling
sedikit adalah maksim kedermawanan dengan 2 kali kemunculan.