Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis idiom yang ditemukan
didalam novel ?The Last Song? oleh Nicholas Sparks dan terjemahannya dalam
Bahasa Indonesia, dan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh
penerjemah dalam menerjemahkan ungkapan idiomatik dalam novel tersebut. Penulis
menggunakan teori dari Seidl and Mcmordie (1988) dan Khak (2006) untuk
menentukan jenis idiom dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, dan teori dari
Mona Baker (2011) untuk mengetahui strategi untuk menerjemahkan idiom. Dalam
penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dalam rangka
untuk mengumpulkan data, penulis menerapkan metode observasi, yang
dilaksanakan dengan Metode Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), dengan penerapan
teknik mencatat. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu
metode terjemahan, sebagai bagian dari metode padan. Metode padan memiliki dua
teknik, yaitu teknik dasar (daya pilah terjemahan) dan lanjutan (Teknik Hubung
Banding Membedakan). Untuk menyajikan hasil data, penulis menggunakan metode
formal dan informal dengan pelaksanaan menggunakan teknik, yaitu teknik
penggunaan kata-kata dan tanda-tanda atau simbol dalam bentuk tabel. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa idiom frase kata kerja memperoleh frekuensi
tertinggi, dengan jumlah 111 dari 201 ungkapan, sedangkan idiomatik dengan
penggunaan perbandingan memperoleh frekuensi terendah dengan jumlah hanya 5
dari 201 ungkapan idiomatik. Sementara itu, dalam terjemahan Bahasa Indonesia,
idiom frasa memperoleh frekuensi tertinggi, dengan persentase 16 dari 24 ungkapan,
sedangkan idiom kompleks dan peribahasa memperoleh frekuensi yang sama dimana
masing-masing menunjukkan hanya 4 dari 24 ungkapan idiomatik. Penelitian ini
menunjukkan bahwa terjemahan parafrasa memperoleh frekuensi tertinggi, dengan
jumlah 183 dari 201 ungkapan, sedangkan strategi penerjemahan dengan
menggunakan peminjaman idiom bahasa sumber memperoleh frekuensi terendah
yang menunjukkan hanya 1 dari 201 ungkapan idiomatik.