Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui secara praktis adanya
pengaruh antara kepemimpinan dan komunikasi interpersonal terhadap semangat
kerja pegawai Kecamatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitaf dengan
pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini terdiri atas tiga variabel yaitu
kepemimpinan (X1), komunikasi inertpersonal (X2), dan semangat kerja (Y).
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai kantor Kecamatan Sagulung
yang berjumlah 43 orang. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket
dengan model Skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Data
diolah menggunakan uji T, uji F dan Uji R².
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengaruh Kepemimpinan dan
Komunikasi Interpersonal terhadap Semangat Kerja Pegawai di Kecamatan
Sagulung Kota Batam di lihat dari: 1) Variabel kepemimpinan memiliki nilai t
hitung sebesar 2,644 dan dari tabel distribusi t didapatkan nilai t tabel sebesar
2,017. Karena nilai t hitung kepemimpinan (2,644) > t tabel (2,017), hal ini
menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. 2) Variabel komunikasi
interpersonal memiliki nilai t hitung sebesar 3,872, dan dari tabel distribusi t
didapatkan nilai t tabel sebesar 2,017. Karena nilai t hitung komunikasi
interpersonal (3,872) > t tabel (2,017), hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak
dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa komunikasi interpersonal (X2)
berpengaruh positif dan signifikan terhadap semangat kerja pegawai (Y)
Kecamatan Sagulung Kota Batam. 3) Variabel yang termasuk dalam model
memiliki nilai F hitung sebesar 16,723 dan dari tabel distribusi F didapatkan nilai
F tabel sebesar 3,2145. Karena F hitung kedua variabel 16,723> F tabel (3,2145),
maka hal ini menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Maka dapat
disimpulkan bahwa kepemimpinan (X1) dan komunikasi interpersonal (X2) secara
bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap semangat kerja
pegawai (Y) Kecamatan Sagulung Kota Batam.