Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Sitorus, Valenty Marya Natalist
Subject
658.1511 Akuntansi Manajerial, Akuntansi Manajemen
Datestamp
2023-09-14 04:24:26
Abstract :
Profitabilitas yang tinggi pada akhirnya dapat memberi pengaruh positif
terhadap kesejahteraan perusahaan maupun karyawan perusahaan. Profitabilitas juga
dapat meningkatkan mutu produk, serta perusahaan dapat melakukan investasi baru.
Rasio profitabiltas tergantung dari informasi akuntansi yang diambil dari laporan
keuangan. Oleh karena itu profitabilitas dalam konteks analisis rasio, untuk
mengukur pendapatan menurut laporan laba rugi dengan nilai buk investasi. Rasio
profitabilitas kemudian dapat dibandingkan dengan rasio yang sama dengan rasio
korporasi lainnya pada tahun-tahun sebelumnya, atau dengan rasio yang sama
dengan rasio korporasi lainnya pada tahun-tahun sebelumnya, atau sering disebut
sebagai rasio rata-rata industry. Tujuan dari penelitian ini dilakukan untuk menguji
dan menganalisa pengaruh likuiditas, modal kerja dan perputaran persediaan
terhadap profitabilitas Manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di
Bursa Efek Indonesia. Teknik pengumpulan sample dalam penelitian ini
menggunakan purposive sampling dan dilakukan dengan statistik deskriftif, uji
asumsi klasik, regresi linear berganda, determinasi dan hipotesis. Populasi dalam
penelitian ini terdiri dari 16 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia
periode 2012-2016, yang sesuai dengan kriteria yang ditetapakan dan diperoleh
sebanyak 8 perusahaan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini data
sekunder. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis
regresi berganda dengan alat bantu aplikasi SPSS versi 22. Hasil analisis
menunjukkan : (1) likuiditas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap
profitabilitas pada perusahaan makanan dan minuman dengan nilai thitung 4,652 <
ttabel 2,02439 dan nilai signifikasi 0,000 < 0,05. (2) modal kerja secara parsial tidak
berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas pada perusahaan makanan dan
minuman dengan nilai thitung (-0,656) < ttabel (-2,02439) dan nilai signifikasi 0,15
> 0,05. (3) perputaran persediaan secara parsial tidak berpengaruh secara signifikan
terhadap profitabilitas pada perusahaan makan dan minuman dengan nilai thitung (-
0,655) < ttabel (-2,02439) dan nilai signifikasi 0,17 > 0,05. (4) likuiditas, modal
kerja dan perputaran persediaan secara bersama-sama berpengaruh signifikan
terhadap profitabilitas pada perusahaan makanan dan minuman dengan nilai thitung
9,484 > ttabel 2,87 dan nilai signifikasi 0,000 > 0,05.