DETAIL DOCUMENT
Analisis Metode Akuntansi Persediaan Dilihat dari Pertumbuhan Laba dan Market Value pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Total View This Week0
Institusion
Universitas Putera Batam
Author
Zulianto, Zulianto
Subject
330 Ilmu Ekonomi 
Datestamp
2023-09-14 04:56:59 
Abstract :
Perusahaan memerlukan suatu metode persediaan yang dapat digunakan untuk menentukan jumlah persediaan dan memilih prediksi arus biaya yang paling mencerminkan laba yang optimal, sesuai kondisi yang ada sehingga perusahaan mampu menciptakan hasil operasi yang paling baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode akuntansi persediaan dilihat dari pertumbuhan laba dan market value. Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2012 sampai 2016. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian komparatif. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang dipakai adalah data sekunder. Data di peroleh dari laporan keuangan yang terdapat di dalam situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Data yang dikumpulkan dianalisis dengan metode analisis data terlebih dahulu dilakukan dengan pengujian normalitas dan homogenitas sebelum melakukan pengujian hipotesis. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis uji Mann Whitney U. Teknik pengolahan data dilakukan dengan analisis statisktik dengan bantuan SPSS 24. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan market value pada perusahaan manufaktur yang menggunakan metode persediaan FIFO dan rata-rata dengan derajat signifikansi yang berada di bawah 0,05 yaitu sebesar 0,015, tetapi tidak terdapat perbedaan pertumbuhan laba bersih pada kedua kelompok perusahaan dengan derajat signifikansi yang berada di atas 0,05 yaitu sebesar 0,441 dan tidak terdapat perbedaan pertumbuhan laba kotor pada kedua kelompok perusahaan dengan derajat signifikansi yang berada di atas 0,05 yaitu sebesar 0,948. Perusahaan manufaktur yang menggunakan metode rata-rata memiliki mean rank untuk market value sebesar 144,93 lebih tinggi daripada perusahaan manufaktur yang menggunakan metode FIFO dengan mean rank untuk market value sebesar 109,49. Hal ini menunjukkan bahwa nilai market value perusahaan manufaktur yang menggunakan metode rata-rata lebih besar dan bagus daripada perusahaan manufaktur yang menggunakan metode FIFO 
Institution Info

Universitas Putera Batam