Abstract :
Kinerja merupakan gambaran mengenai tingkatan pencapaian pelaksanaan suatu
program kegiatan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, visi, dan misi organisasi
yang dituangkan dalam perencanaan strategis suatu organisasi. Kajian dari
penelitian ini adalah pengaruh budaya organisasi dan stres kerja terhadap kinerja
karyawan pada PT Schneider Electric Manufacturing Batam. Objek penelitian ini
adalah karyawan PT Schneider Electric Manufacturing Batam Departemen
Warehouse. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah
ada pengaruh secara parsial maupun simultan antara variabel budaya organisasi
dan variabel stres kerja terhadap variabel kinerja karyawan. Hipotesis yang
dimiliki yaitu budaya organisasi dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap
kinerja karyawan pada PT Schneider Electric Manufacturing Batam. Penelitian ini
menggunakan desain penelitian kausalitas. Teknik pengambilan sampel
menggunakan sampling jenuh dengan total responden departemen warehouse
yang berjumlah 100 karyawan. Dan pengumpulan data diambil menggunakan
metode kuesioner dengan menggunakan skala likert. Teknik analisis yang
digunakan yaitu analisis regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian
diketahui bahwa hasil uji t dimana t hitung untuk variabel budaya organisasi =
3,318 > t tabel 1,984, t hitung untuk variabel stres kerja = -4,136 > t tabel 1,984.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan secara parsial terdapat pengaruh
signifikan dari budaya organisasai (X1) terhadap variabel kinerja karyawan (Y)
(H1 diterima) dan terdapat pengaruh signifikan dari variabel stres kerja (X2)
terhadap kinerja karyawan (Y) (H2 diterima). Hasil uji F dimana F hitung 14,808
> F tabel 3,09. Dari hasil uji F dapat disimpulkan bahwa secara simultan terdapat
pengaruh signifikan dari variabel budaya organisasi (X1) dan stres kerja (X2)
terhadap variabel kinerja karyawan (Y) (H3 diterima).