Abstract :
Dalam sebuah industri, banyak faktor yang mendukung berjalannya proses
produksi pabrik, diantaranya adalah bagian perencanaan produksi, bagian
penerimaan material (receiving), bagian pengiriman produk (shipping), bagian
pergudangan (warehousing). Gudang merupakan salah satu bagian terpenting
dalam aktivitas produksi, karena disanalah terjadinya aliran barang, informasi dan
biaya. PT Epson Batam merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam
pembuatan Cartridge Inkjet terbesar dan juga pemasangan semikonduktor (IC).
Untuk memenuhi supply barang ke produksi, PT Epson memiiki beberapa gudang
diantaranya adalah gudang consumption. Sejalan dengan rumusan masalah pada
penelitian ini maka penelitian ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui jarak
tempuh dari loket ke masing-masing rak serta untuk mempermudah pencarian dan
pengambilan barang di area consumption PT Epson Batam dengan layout usulan.
Penelitian ini dilakukan dengan metode Class Based Storage Policy. Dari hasil
perhitungan layout awal maka didapat jarak tempuh secara keseluruhan adalah
58328,11 cm dengan jarak tempuh terjauh yaitu 753,92 cm dan jarak terpendek
yaitu 261.80 cm. Dan dari hasil perhitungan pada layout usulan consumption
maka didapat jarak tempuh secara keseluruhan adalah 40917,20 cm. Pada layout
usulan, material disusun berdasarkan frekuensi pengambilan dimana frekuensi
pengambilan terbanyak diletakan pada jarak tempuh terkecil. Seperti untuk
frekuensi perpindahan terbanyak diletakan pada jarak perpindahan terdekat
dengan jarak tempuh 261,80 cm. frekuensi pengambilan terkecil diletakan pada
jarak tempuh yang paling jauh seperti frekuensi terkecil dengan jarak tempuh
loket ke rak 753.92 cm. Sehingga didapat penurunan jarak tempuh sebanyak
17410,91 cm atau 29,85%.