Abstract :
Kinerja karyawan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu
yang mempengaruhi adalah stres kerja, stres kerja biasanya diperoleh dari dalam
pekerjaan maupun luar pekerjaan yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan.
apabila karyawan mendapat stres pekerjaan secara berlebihan maka akan
menurunkan kinerja karyawan tersebut. Selain stres kerja, motivasi kerja juga
dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Apabila karyawan mendapat motivasi
yang positif, maka akan dapat meningkatkan kinerjanya dan sebaliknya apabila
karyawan karyawan mendapat motivasi yang negatif, maka akan dapat
menurunkan kinerja karyawan. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui stres
kerja berpengaruh pada kinerja karyawan, (2) Mengetahui motivasi kerja
berpengaruh pada kinerja karyawan, (3) Mengetahui stres kerja dan motivasi
kerja berpengaruh pada kinerja karyawan. Tehnik pengeloaan sampel
menggunakan tehnik sampel jenuh. Metode analisis yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah 108
responden, olah data menggunakan SPSS versi 21. Hasil t hitung 3,782 > t tabel
1,982 menunjukkan hasil uji variabel Stres Kerja yaitu berpengaruh secara positif
dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Hasil t hitung 6,336 > t tabel 1,982
menunjukkan hasil uji variabel Motivasi Kerja yaitu berpengaruh secara positif
dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan. Melalui hasil perhitungan yang telah
dilakukan menunjukkan bahwa Stres Kerja dan Motivasi Kerja sebesar 0,000 <
0,05 dan 33,931 (F hitung) > 3,08 (F tabel) hasil ini menunjukkan bahwa kedua
variabel yaitu Stres Kerja dan Motivasi Kerja secara bersama-sama berpengaruh
positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan.