Abstract :
Masalah ketidaksesuian antara sarana dengan manusia masih terdapat dalam
berbagai bidang, tidak terkecuali dalam dunia kerja. Padahal dampak dari
ketidaksesuaian yang terjadi adalah tidak terjaminnya keselamatan pekerja,
meningkatnya beban kerja, terganggunya proses kerja serta pengaruhnya terhadapat
kondisi fisik kerja. Banyak faktor yang mempengaruhi ketidaksesuaian antara
pekerja dengan lingkungan kerjanya, salah satunya adalah faktor antropometri
dimana masih banyak terdapat ketidaksesuaian antara ukuran tubuh pekerja dengan
alat kerja yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran desain
mekanik creeper yang sesuai dengan dimensi antropometri mekanik kendaraan roda
besar di kota Batam. Metode yang digunakan pada penelitin ini yaitu dengan
pendekatan antropometri, dengan memperhatikan dimensi pada bagian tubuh
mekanik sehingga menemukan sebuah ukuran dan desain baru alas kerja yang
nantinya dapat digunakan pada rancangan baru. Setelah peneliti melakukan analisis
maka didapatkan keluhan dengan presentase tertinggi yaitu: sakit pada leher sebesar
73,33%, sakit pada tengkuk sebesar 68,33% dan sakit pada punggung sebesar
61,67% dan ukuran rancangan baru yakni : Tinggi Popliteal-Kepala untuk panjang
mekanik creeper dengan persentil 50 adalah 110 cm, Lebar Bahu untuk lebar
sandaran bahu dengan persentil 95 adalah 45 cm, dan Lebar Kepala untuk lebar
sandaran kepala dengan persentil 95 adalah 18 cm dan didapatkan juga selisih
dimensi ukuran aktual dengan dimensi ukuran rancangan baru yaitu : panjang aktual
92 cm sedangkan panjang rancangan baru 110 cm selisih 18 cm, lebar bahu aktual
41 cm sedangkan lebar bahu rancangan baru 45 cm selisih 4 cm dan lebar kepala
aktual 15 cm sedangkan rancangan baru 18 cm selisih 3 cm