Abstract :
Sifat kepribadian auditor merupakan topik yang menarik dalam pemeriksaan
laporan keuangan. Mengingat penelitian mengenai topik ini masih jarang
dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi pengaruh stres
kerja dan perilaku disfungsional audit, dengan fokus pada peran sifat kepribadian
the big five personality yakni openness to experience, conscientiousness,
extraversion, agreeableness, neuroticism dan dua tipe locus of control yakni
internal dan eksternal. Responden dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja
pada kantor akuntan publik di kota Batam. Teknik analisis yang digunakan untuk
menguji moderasi tujuh hipotesis yang dirumuskan adalah uji residual. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh positif pada perilaku
disfungsional audit dengan t hitung sebesar 2,494 dan signifikan sebesar 0,017.
Selain itu, sifat kepribadian yang memperlemah hubungan stres kerja dan perilaku
disfungsional audit yakni conscientiousness dengan nilai R2 turun menjadi 0,132,
agreeableness dengan nilai R2 turun menjadi 0,091, locus of control internal
dengan nilai R2 turun menjadi 0,114. Dan sifat kepribadian yang memperkuat
hubungan stres kerja dan perilaku disfungsional audit yakni locus of control
eksternal dengan nilai R2 naik menjadi 0,139. Namun, sifat kepribadian lainnya
seperti openness to experience, extraversion, neuroticism tidak memoderasi
hubungan stres kerja dan perilaku disfungsional audit. Hal ini mengindikasikan
bahwa kepribadian auditor penting untuk mengurangi kemungkinan terjadinya
perilaku disfungsional audit.