Abstract :
Asap rokok merupakan salah satu masalah yang paling sering di jumpai, baik itu di
tempat pendidikan, tempat ibadah, tempat kesehatan, fasilitas umum dan lain
sebagainya. Karena mudahnya akses untuk mendapatkan rokok, baik itu anak-anak,
orang dewasa maupun orang tua, maka tidak terelakan lagi bagaimana dampak
buruk dari asap rokok bagi perokok dan orang-orang disekitarnya. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui bagaimana efektivitas peraturan daerah Kota
Batam No 1 tahun 2016 tentang Kawasan tanpa Rokok di Rumah Sakit Badan
Pengusahaan Batam dan untuk mengetahui faktor penghambat dalam implementasi
peraturan daerah Kota Batam No 1 tahun 2016 tentang Kawasan tanpa Rokok di
Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam. Jenis penelitian yang digunakan adalah
metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam, Hasil
penelitian bahwa efektivitas peraturan daerah Kota Batam No 1 tahun 2016 tentang
Kawasan tanpa Rokok di Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam telah berjalan
efektif, walaupun masih ada terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat,
pasien, ataupun keluarga pasien, dari hasil penelitian tersebut peneliti mengambil
kesimpulan keefektifan implementasi kebijakan pada suatu instansi atau organisasi
harus memiliki perancanaan yang matang, mulai dari kesiapan sumberdaya
manusia, sarana dan prasarana, tatalaksana yang jelas, sosialisasi, pengawsan,
evaluasi, peran semua pemangku kepentingan dan dukungan dari semua lapisan
organisasi atau masyarakat yang terlibat. Efektivitas peraturan daerah Kota Batam
No 1 tahun 2016 tentang Kawasan tanpa Rokok di Rumah Sakit Badan
Pengusahaan Batam berjalan efektif, hanya saja masih ada pelanggaran yang terjadi
di lapangan, seperti adanya aktivitas merokok, yang dilakukan oleh masyarakat atau
keluarga pasien dari pulau-pulau