Abstract :
Abstrak: PT Teckwah Indonesia: adalah perusahaan yang bergergerak dibidang
manufakturing paper box yang menghasilkan kemasan kotak dan kertas. PT.
Teckwah Indonesia yang terletak Jl. Beringin Lot 268-269&318 Bip Muka
Kuning, Batam, Kepulauan Riau Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kerusakan
paper box terjadi ketika proses pengerjaaan produksi dengan menggunakan mesin
auto die cut, batas toleransi tiap bagian proses berbeda-beda, untuk bagian
produksi pada mesin auto die cut ditetapkan batas toleransi reject paper sebesar 3
%, dari jumlah kerusakan. Tetapi kenyataan yang terjadi adalah standar
perusahaan masih sulit dicapai dan masih sering terjadi kesalahan dan kecacatan
produk dengan jumlah yang cukup banyak, tujuan dari permasalahan ini adalah
untuk mengendalikan kerusakan paper box dengan menggunakan metode SQC
dan 7 alat bantu (check sheet, histogram, diagram pareto, diagram sebab akibat,
scatter diagram, peta kendali dan stratifikasi), dari penelitian ini dengan
menggunakan metode SQC dan 7 alat bantu dapat disimpulkan bahwa kecacatan
dan kerusakan terjadi pada paper box disebabkan oleh 4 faktor yaitu, manusia,
mesin, metode, dan material dan dari hasil perhitungan presentase kecacatan : 0,5
dan seterusnya CL : 0,42, UCL: 0,88, LCL: -0,048 dari dari hasil uji kecukupan
data hasilnya adalah: 26,33 bahwa dari hasil uji kecukupan data dari data
observasi yang dilakukan maka data tersebut dinyatakan cukup.