Abstract :
PT. Infineon Technologies Batam merupakan perusahaan semikonduktor
multinasional yang memproduksi berbagai macam IC (integrated ciruit). Kendala
yang dihadapi bagian MSP (mark scan pack) berupa lamanya waktu dalam
menyelesaikan preventive maintenance (PM) di mesin-mesin produksi salah
satunya mesin SRM. Permasalahan tersebut mendorong perusahaan meminta
maintenance departemen (manager, engineer dan teknisi) untuk menurunkan
waktu preventive maintenance dan mengatasi keterlambatan waktu
penyelesaiannya. Tujuan penelitian ini untuk perbaikan waktu preventive
maintenance pada mesin SRM model XD328 berjumlah 13 unit dan XD244
berjumlah 3 unit, terutama pada bagian pickup tool karena bagian pickup tool
adalah yang paling banyak menghabiskan waktu preventive maintenance
dibanding bagian lain di mesin SRM karena jumlah pickup tool yang berjumlah
32 unit pada model XD328 dan 24 unit pada model XD244. Observasi dan
pengukuran langsung setiap aktifitas preventive maintenance pickup tool
dilakukan pada masing-masing 1 unit model XD328 dan XD244 saat proses
preventive maintenance berlangsung dan belum dipisahkan kegiatan internal dan
eksternal. Metode SMED digunakan untuk memisahkan kegiatan preventive
maintenance menjadi dua: waktu internal adalah waktu saat mesin tidak
beroperasi dan waktu eksternal adalah saat mesin beroperasi. Implementasi
metode SMED pada aktifitas preventive maintenance menghasilkan penurunan
waktu preventive maintenance di bagian pickup tool dari 4,7 jam menjadi 2,6 jam
pada model XD328 dan dari 3,7 jam menjadi 2,2 jam pada model XD244.