Abstract :
PT Pertamina adalah BUMN perusahaan minyak dan gas alam Indonesia,
telah memanfaatkan internet dengan total bandwidth 5 Mbps. Tingginya akses user
yang menggunakan internet, koneksi menjadi tidak stabil, terkadang cepat atau
terkadang lambat serta banyaknya user yang mengunakan aplikasi downloader
mengakibatkan penurunan performasi terhadap jaringan internet, tujuan dari
penelitian ini untuk mengoptimalkan bandwidth agar bandwidth yang tersedia dapat
digunakan secara merata dan menerapkan metode PCQ sebagai salah satu metode
manajemen bandwidth yang digunakan. Untuk itu perlu dibangun sebuah metode
manajemen bandwidth yang menggunakan mikrotik routerboard dengan metode
PCQ (Per Connection Queue). Metode PCQ merupakan salah satu metode pada
mikrotik router yang cukup handal dalam manajemen bandwidth, yaitu membagi
bandwidth secara adil dan merata. Analisis tersebut diimplementasikan dengan cara
melakukan konfigurasi router mikrotik serta melakukan pengujian langsung yang
dibantu menggunakan speedtest.cbn.net.id serta tools pada winbox yaitu torch.
Dari hasil pengujian yang didapat dalam metode PCQ di PT Pertamina ini cukup
baik dan masing-masing komputer mendapatkan bandwidth secara adil dan merata.
Dengan bandwidth yang dimiliki PT Pertamina yaitu 5 Mbps yang berarti 1 Mbps
= 1024 Kbps * 5 = 5120 Kbps yang akan terbagi secara otomatis jika keseluruhan
5 komputer terpakai, pada manajemen bandwidth ini akan dilakukan secara merata
yaitu 1024 Kbps untuk download pada tiap-tiap user. Sementara untuk upload 512
Kbps untuk tiap-tiap user.