Abstract :
Suatu kegiatan usaha (bisnis) yang dijalankan oleh suatau perusahaan,
tentulah memiliki beberapa tujuan yang ingin dicapai oleh pemilik dan manajemen,
Jika dilihat dari keseluruhan, modal masih merupakan kendala utama dalam hal
pengembangan usaha untuk sektor perusahaan Properti dan Real Estate. Penelitian
ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel Debt to Asset Ratio (DER), Debt to
Equity Ratio (DER) dan Inventory Turnover terhadap Return on Asset (ROA) pada
perusahaan Properti dan Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI)
periode 2012-2016.Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling.
Data diperoleh berdasarkan publikasi Indonesian Stock Exchange (IDX 2017).
Diperoleh jumlah sampel sebanyak 10 perusahaan dari 47 perusahaan Properti dan
Real Estate periode 2012-2016.Teknik analisis yang digunakan adalah regresi
berganda dengan persamaan kuadrat terkecil dan uji hipotesis menggunakan t
statistik untuk menguji koefisien regresi parsial serta f statistik untuk menguji
keberartian pengaruh secara bersama-sama dengan level of significance 5%. Selain
itu juga dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji
multikolinieritas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi serta uji Deteminasi
R2. Dari hasil analisis dapat dilihat dan disimpulkan bahwa variabel DAR dan DER
secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA Properti dan Real Estate
di BEI periode 2012-2016 pada level of significance kurang dari 5%. Sementara
variabel dan Inventory Turnover menunjukkan hasil yang signifikan terhadap ROA
perusahaan Properti dan Real Estate di BEI periode 2012-2016 pada level of
significance di atas 5%. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa
secara simultan berpengaruh secara signifikan antara variabel DAR, DER dan
Inventory Turnover terhadap ROA perusahaan Properti dan Real Estate periode
2012-2016 yang terdaftar di BEI.