Abstract :
Perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, telah membuat penggunaan jaringan
berpindah dari yang menggunakan kabel menjadi penggunaan jaringan nirkabel.
Penggunaan perangkat jaringan nirkabel pada saat ini sudah begitu banyak digunakan, baik
digunakan untuk komunikasi suara maupun data. Karena teknologi jaringan nirkabel
memanfaatkan frekuensi tinggi untuk mengirimkan sebuah data, maka kerentanan terhadap
keamanan juga lebih tinggi dibandingkan dengan teknologi jaringan kabel. Berbagai
tindakan pengamanan dapat dilakukan melalui perangkat jaringan yang digunakan oleh
pengguna maupun oleh operator yang memberikan layanan hotspot. Disisi lain, banyak
metode-metode yang digunakan oleh hacker untuk mencuri informasi pengguna melalui
jaringan nirkabel ini. Salah metode yang sering digunakan adalah Evil twin Attack atau
sering disebut juga Rogue AP(acces point) yang berarti access point palsu. Pada setiap
perangkat jaringan nirkabel, terdapat MAC (Medium Access Control) address yang dapat
dipalsukan dan digunakan untuk menukar identitas tiruan Access Point sebagai Access
Point yang asli. Pada metode ini, semua pengguna yang terhubung pada jaringan akan
dikirim sebuah deauthetication frame yang membuatnya terputus dari jaringan dan secara
segera mencoba untuk menghubungkannya kembali dengan Access Point tiruan yang telah
disiapkan oleh hacker. Setelah pengguna terhubung kembali kejaringan, secara tidak
langsung pengguna telah terhubung ke access point yang telah disiapkan untuk melakukan
penyerangan, bukan akses point aslinya.