Abstract :
Penerjemahan berarti mentransfer bahasa sumber ke bahasa sasaran. Dalam proses
penerjemahan, penerjemah selalu berusaha mendapatkan unsur bahasa sasaran yang
sepadan dengan bahasa sumbernya agar dapat mengungkapkan pesan yang sama dalam
teks sasaran. Karena setiap bahasa mempunyai aturan tersendiri, maka perbedaan
aturan ini akan menyebabkan terjadinya pergeseran. Tujuan dari penelitan ini adalah
untuk mendeskripsikan pergeseran yang terjadi pada dokumen dua bahasa ISO
9001:2008 dan untuk mengetahui kualitas terejemahan dari dokumen tersebut. Penelitian
ini adalah penelitian kualitatif. Dalam proses pengumpulan data peneliti menggunakan
metode observasi Sudaryanto(2015). Proses analisis data menggunakan metode
translasional Sudaryanto(2015). Untuk penyajian hasil penelitian ,peneliti menggunakan
metode informal karena hasil penelitian dijelaskan dengan kata-kata. Sumber data
dalam penelitan ini diambil dari dokumen dua bahasa sistem manajemen mutu
persyaratan ISO 9001: 2008. Hasil penelitian menunjukan bahwa empat jenis category
shift pergeseran terjemahan berdasarkan category : unit shift, structure shift, intra
system shift dan class shift di temukan di ISO 9001:2008. Unit shift dari unit yang tinggi
ke unit yang lebih rendah terjadi pada perubahan dari frasa ke kata sifat, dari frasa ke
kata kerja, dari phrasa ke kata benda. Unit shift dari unit yang rendah ke unit yang ke
unit yang lebih tinggi di temukan pada perubahan kata benda ke preposition. Kemudian
perubahan terjemahan intra system shift dari tunggal ke jamak. Pergeseran structure
shift, dan class shift perubahan kelas kata seperti perubahan kelas kata dari kata benda
ke kata sifat. Kualitas terjemahan ISO 9001 dikategorikan kedalam tiga bagian
diantaranya: accuracy, readability, dan naturalness. Hasil penelitiaan ini menunjukan
bahwa ada data yang di kategorikan sebagai accurate translation, less accurate,
readable, natural dan tidak natural.