Abstract :
Penelitian ini dilakukan berdasarkan semakin meningkatnya kebutuhan
penggunaan internet pada aplikasi web sehingga mengakibatkan kebutuhan, sikap,
tingkah laku dan emosi pengguna untuk mengakses sebuah aplikasi web juga
semakin meningkat atau disebut juga user experience. Selain meningkatnya
kebutuhan akan user experience kebutuhan akan performance pada aplikasi web
juga semakin meningkat. Dalam pembuatan aplikasi web banyak sekali bahasa
pemograman ataupun teknik yang tersedia untuk digunakan salah satunya adalah
JavaScript dan AJAX. Pada JavaScript saat terjadi request dan response data, data
tersebut langsung berinteraksi dengan server side sehingga refresh browser
terjadi. Pada AJAX saat terjadi request dan response data, data tersebut tidak
berinteraksi secara langsung dengan server side melainkan melalui
XMLHttpRequest sehingga refresh browser tidak terjadi. Metodologi analisis yang
digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif dan komparatif. Pada analisis
deskriptif data UX dikumpulkan dengan wawancara dimana terdapat tanggapan?tanggapan dari responden dan data performance dikumpulkan dengan melakukan
pengamatan pada browser google chrome dengan menggunakan fungsi developer
tools dimana menunjukkan jumlah waktu yang dibutuhkan pada saat menjalankan
aplikasi web. Pada analisis komparatif, hasil dari analisis deskriptif dibandingkan
sehingga dapat diketahui aplikasi web berbasis JavaScript atau aplikasi web
berbasis AJAX yang lebih bagus berdasarkan seginya masing-masing.
Berdasarkan hasil analisis komparatif dapat disimpulkan bahwa aplikasi web
berbasis AJAX lebih banyak mendapatkan tanggapan positif dan memiliki
performance yang lebih cepat