Abstract :
Penelitian ini mengenai perencanaan dan pengendalian bahan baku hardener
untuk produk ZS 1052-SHT(H) pada PT Excelitas Technologies. Permasalahan yang
terjadi adalah belum adanya perencanaan yang optimal dalam menentukan kuantitas
pemesanan bahan baku. Dampak dari permasalahan ini adalah terjadinya kekurangan
dan kelebihan bahan baku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode
pengendalian persediaan EOQ dapat digunakaan perusahaan untuk meminimumkan
biaya persediaan, untuk mengetahui besarnya biaya persediaan bahan baku yang
dikeluarkan perusahaan, untuk mengetahui waktu pemesanan kembali bahan baku
hardener dan safety stock, untuk mengetahui jumlah pemesanan bahan baku yang
optimal dan untuk mengetahui total biaya persediaan bahan baku pada periode 2016
dan 2017 berdasarkan metode EOQ.
Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh bahwa pembelian bahan baku
hardener yang optimal menurut metode EOQ pada tahun 2016 sebanyak 37,1 kg dan
pada tahun 2017 sebanyak 38,01 kg, dengan frekuensi pembelian sebanyak dua kali.
Safety stock pada tahun 2016 sebanyak 9,42 kg dan pada tahun 2017 sebanyak 9,85
kg. waktu tunggu (lead time) kedatangan bahan baku hardener selama 17 hari. Titik
Pemesanan kembali pada tahun 2016 adalah 13,674 kg dan pada tahun 2017 yaitu
14,339 kg. Total biaya persediaan berdasarkan perhitungan EOQ pada tahun 2016
adalah Rp 13.005.824, sedangkan pada tahun 2017 sebesar Rp 13.362.168. Dari hasil
penelitian perencanaan dan pengendalian bahan baku yang diterapkan perusahaan
belum optimal.