Abstract :
Dalam dunia industri manufaktur persaingan yang dinamis dan cepat berubah,
menuntut adanya peningkatan persaingan pengoperasian produksi yang efektif
dan efisien. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh suatu perusahaan
manufaktur adalah bagaimana melaksanakan proses produksi seefisien dan
seefektif mungkin tanpa adanya pemborosan waktu dan produksi. Metode yang
digunakan pada penelitian ini adalah Metode SMED. SMED merupakan salah
satu metode improvement dari Lean Manufacturing yang digunakan untuk
mempercepat waktu yang dibutuhkan untuk melakukan Setup pergantian dari
memproduksi satu jenis produk ke model produk lainnya. Adapun tujuan yang
ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan waktu Setup
sehingga penyelesaian produk lebih cepat dan mengetahui cara untuk mengurangi
lost time pada waktu Setup. Hasil dari penelitian yang diperoleh adalah Proses
setup sebelum perbaikan teridentifikasi sebanyak 29 aktivitas internal setup
(mesin dalam keadaan berhenti). Berdasarkan analisa dan evaluasi ketergantungan
aktivitas terhadap mesin, terdapat 7 aktivitas yang dapat dikonversi menjadi
eksternal setup dari 29 aktivitas internal setup. Pada proses perbaikan waktu
setup, terdapat 6 aktivitas yang dapat direduksi dengan cara kombinasi dan
eliminasi. Penurunan waktu setup yang dapat dihasilkan dengan metode SMED
adalah sebesar 66%.