Abstract :
Setiap industri kini berusaha dan bersaing untuk mendapatkan perhatian dan
kepercayaan dari konsumen di tengah persaingan. Salah satu cara yang dilakukan
adalah melalui usaha peningkatan kualitas produk dan pengembangan teknologi.
Teknologi yang maju merupakan suatu cara dalam menjaga eksistensi usaha
ditengah persaingan usaha yang semakin ketat, setiap perusahaan berlomba untuk
memperhatikan kualitas produksinya. PT PCI Internasional menggunakan mesin
printing GKG sebagai salah satu teknologi mengenai cara atau menyusun
komponen-komponen elektronika secara lansung pada permukaan PCB (Printed
Circuit Boards) printer ini terdapat masalah pada prosesnya untuk menjalankan
sebagain jenis model yakni CG203-3182, disamping jenis materialnya yang kecil
dan bahan bakunya yang sering masalah dan dilihat dari jumlah reject yang ada
penyebabnya paling besar bersumber dari printer GKG. Hal ini yang dilakukan
oleh peneliti untuk memperkecil jumlah reject yang terjadi pada proses cognex,
melakukan improverment pada mesin printing GKG menjalankan proses produksi
model CG203-3182. Maka diperlukan Jig untuk mengurangi cacat produk perlu
dilakukan perbaikan dalam mengantisipasi persaingan industri modern maka
proses produksi di pandang sebagai suatu perbaikan terus-menerus (Continuous
improvement) Ada pun variabel yang di teliti ini mesin GKG. Metode yang
digunakan FMEA untuk mengetahui sumber defect yang paling banyak dengan
pengumpulan data ke lapangan secra lansung dan poka yoke untuk desain alat
bantu jig yang baru. Kegunaan FMEA adalah tindakan yang dilakukan terhadap
nilai RPN yang tinggi kemungkinan ditemukan, maka peninjauan proses item
yang kritikal untuk menetukan nilai Severity, Accurance,Detection Risk Priority
Number ( S.O.D).Penelitian ini selama minggu ke5 sampai minggu ke 27 setelah
melakukan perbaikan sehingga dapat solusi perbaikan. Dengan metode ini
berdasarkan data di lapangan pada alat bantu jig yang baru dapat menurunkan
reject yang bersumber dari mesin printer GKG dari 2.35% menjadi 0.41%