Abstract :
Perusahaan merupakan suatu bentuk organisasi yang disusun dari berbagai elemen
yang memiliki tujuan tertentu, yakni untuk memaksimalkan laba dalam jangka
pendek dan meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka panjang. Tingkat
keberhasilan memperoleh laba menjadi salah satu ukuran kinerja perusahaan selain
kemampuan perusahaan menyususn struktur pendanaan, kemampuan dalam
menggunakan sumber dananya secara efektif serta kemampuan perusahaan melunasi
utang yang telah jatuh tempo. Laba juga menunjukkan efisien dan efektifitas
penggunaan sumber daya yang dimiliki perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui seberapa besar pengaruh modal kerja dan likuiditas mempengaruhi
profitabilitas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur
yang tergabung dalam sektor consumer goods indutry di Bursa Efek Indonesia
periodse tahun 2013-2017. Tehnik pengambilan sampel menggunakan metode
purposive sampling, yaitu pemilihan anggota sampel berdasarkan kriteria-kriteria
tertentu. Sampel yang digunakan sebanyak 7 perusahaan. Tehnik analisis data yang
digunakan adalah uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda dengan
bantuan aplikasi SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial
Modal Kerja tidak berpengaruh terhadap Profitabilitas dengan nilai signifikan 0,705
> 0,05. Sedangkan Likuiditas berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas dengan
nilai signifikan 0,000 < 0,05. Secara simultan Modal Kerja dan Likuiditas
berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas. Nilai Adjusted R Square sebesar
23.5%. hal ini menunjukkan Modal Kerja dan Likuiditas mampu menjelaskan
Profitabilitas sebesar 23,5%, sedangkan sisanya sebanyak 76,5% dijelaskan oleh
variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini