Abstract :
Perusahaan memerlukan suatu pemahaman untuk mengetahui apakah
perusahaan tersebut telah dalam kondisi financial distress sehinnga perusahaan
tersebut dapat mencari cara untuk mengatasinya sebelum terjadi kebangkrutan,
serta dapat menghindari biaya kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk
menemukan bukti dan analisis pengaruh profitabilitas, likuiditas dan leverage
terhadap financial distress. Objek penelitian ini adalah perusahaan manufaktur
sektor aneka industri dan industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia pada periode 2012 sampai 2016. Metode penelitian ini menggunakan
metode penelitian kuantitatif. Sampel diambil dengan menggunakan metode
purposive sampling dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek
Indoneisa Tahun 2012-2016. Jenis data yang dipakai adalah data sekunder. Data
di peroleh dari laporan keuangan yang terdapat di dalam situs resmi Bursa Efek
Indonesia (www.idx.co.id). Data yang dikumpulkan dianalisis dengan metode
analisis data terlebih dahulu dilakukan dengan pengujian asumsi klasik sebelum
melakukan pengujian hipotesis. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini
menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji t dan uji F dengan tingkat
signifikansi 5% (?=0.05). Teknik pengolahan data dilakukan dengan analisis
statisktik dengan bantuan SPSS 21. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa secara
parsial profitabilitas berpengaruh terhadap financial distress dengan nilai t-hitung
diperoleh 2,249 > t-tabel 2,00324 dan likuiditas berpengaruh terhadap financial
distress dengan nilai t-hitung diperoleh 2,577 > t-tabel 2,00324, sedangkan
leverage dengan nilai t-hitung diperoleh -0,561 < t-tabel 2,00324 tidak
berpengaruh terhadap financial distress. Secara simultan, profitabilitas, likuiditas
dan leverage berpengaruh terhadap financial distress dengan nilai f-hitung 5,567
> f-tabel 2,770. Dimana 23.1% variasi dari perubahan financial distress dijelaskan
oleh variabel independen profitabilitas, likuiditas dan leverage, sedangkan sisanya
76.9% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.