Abstract :
Perusahaan dalam upayanya untuk bersaing dan bertahan hidup, wajib
menjalankan fungsi-fungsi manajemen secara baik sehingga sasaran untuk
memperoleh laba dapat tercapai secara maksimal. Perusahaan dikatakan memiliki
posisi yang kuat apabila perusahaan mampu meningkatkan profitabilitasnya. Artinya,
perusahaan harus meningkatkan kemampuannya dalam menghasilkan laba. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran kas, perputaran piutang dan
perputaran persediaan terhadap profitabilitas. Penelitian ini menggunakan Return On
Asset (ROA) sebagai alat untuk mengukur profitabilitas perusahaan. Data sekunder
digunakan dalam penelitian ini berupa laporan keuangan perusahaan food and
beverages di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2016. Metode analisis yang
digunakan adalah regresi linear berganda, uji F dan uji t. Sampel diambil dengan
menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu dan diperoleh 10
perusahaan food and beverage yang disertakan dalam kurun waktu 5 tahun sehingga
didapat 50 sampel. Data diperoleh dari laporan keuangan yang terdapat di situs resmi
Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara
parsial perputaran kas mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap
profitabilitas, sedangkan perputaran piutang dan perputaran persediaan berpengaruh
negatif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas. Hasil analisi secara simultan
menunjukkan bahwa variabel perputaran kas, perputaran piutang dan perputaran
persediaan secara bersama-sama berpengaruh terhadap profitabilitas.