Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Likuiditas (Current Ratio),
Profitabilitas (Return On Equity) dan Solvabilitas (Debt to Equity Ratio) terhadap
Ketepatan Waktu Dalam Peleporan Keuangan (TIMELINESS) pada perusahaan
manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2016. Dalam
penelitian ini, perusahaan yang diteliti pada sektor industri barang konsumsi yaitu
sub sektor makanan dan minuman, sub sektor rokok, dan sub sektor farmasi.
Dalam hal ini peneliti menggunakan data laporan keuangan perusahaan
manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang telah diaudit dan
dipublikasikan per 31 Desember yang terdaftar di IDX untuk menghindari
kecurangan pada laporan keuangan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan
sampel sebanyak 60 sampel yang dipilih secara purposive sampling. Alat analisis
yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda,
pengujian hipotesis (koefisien determinasi, uji F dan uji t yang diuji dengan uji
asumsi klasik dan analisis deskripstif. Berdasarkan hasil penelitian dari analisis
data dapat disimpulkan bahwa secara parsial likuiditas dan solvabilitas tidak
berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan dengan
nilai signifikansi lebih besar dari tingkat signifikansi 0,05 yaitu 0,183 dan 0,262.
Sedangkan variabel profitabilitas terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap
ketepatan waktu dalam pelaporan keuangan yang lebih kecil dari tingkat
signifikansi 0,05 yaitu 0,004. Secara simultan variabel likuiditas, profitabilitas dan
solvabilitas bersama-sama terbukti berpengaruh terhadap ketepatan waktu dalam
pelaporan keuangan nilai signifikansi lebih kecil dari tingkat signifikansi 0,05
yaitu 0,027.