Abstract :
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisis pengaruh pertumbuhan
ekonomi, pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum terhadap belanja modal pada
pemerintah kota batam. Sampel yang digunakan adalah pemerintah kota batam dan
badan statistik kota batam periode 2012-2016. Metode yang digunakan dalam penelitian
ini adalah metode kuantitatif. Dimana data diperoleh dari laporan realisasi anggaran
kota batam dan data kenaikan/ penurunan perumbuhan ekonomi di kota batam. Uji yang
digunakan dalam penelitian ini adalah uji asu,si klasik meliputi uji normalitas , uji
multikolinealitas, uji heteroskedastitas. Uji lain yang juga di terapkan dalam penelitian
ini adalah uji autokorelasi dan uji pengaruh berupa uji regresi linier berganda , uji
hipotesis, uji parsial (t-test) , uji simultan (f-test) dan uji koefisien determinasi. Hasil
dari penelitian ini menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap
belanja modal dengan hasil t hitung lebih kecil dari t tabel atau -11,372 < 1,67252 dan
nilai signifikasni yang lebih kecil dari ? 0,00 < 0,005, pendapatan asli daerah
berpengaruh terhadap belanja modal dengan hasil t hitung > t tabel atau 16.327 >
1,67252 dengan nilai signifikansi 0,000 lebih kecil dari 0,05, sedangkan dana alokasi
umum tidak berpengaruh terhadap belanja modal dengan hasil t hitung lebih kecil dari t
tabel atau -0,534 < 1,67252 dengan nilai signifikansi 0,595 lebih besar dari 0,05.
Sedangkan pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum
secara simultan atau bersama-sama memiliki pengaruh signifikan terhadap belanja
modal dengan nilai signifikansi sebesar 96,3%, sedangkan sisanya 3,7% dipengaruhi
atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian ini