Abstract :
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh Struktur Aktiva, Pertumbuhan
Penjualan dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal perusahaan. Populasi dalam
penelitian ini mencakup seluruh perusahaan manufaktur sektor barang komsumsi
yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2013 s/d 2017. Teknik
pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah
populasi 42 perusahaan perusaaan dan terpilih sampel sebanyak 11 perusahaan.
Teknik analisis yang digunakan adalah uji asumsi klasik yang meliputi uji
normalitas, uji multikolinieritas, uji autokorelasi dan uji heterokedastisitas. Uji
lainnya menggunakan menggunakan uji regresi linier berganda dengan persamaan
kuadrat terkecil dan uji hipotesis menggunakan t-statistic untuk menguji koefisien
regresi parsial dan Uji F-statistic koefisien regresi simultan dengan level
signifikansi sebesar 5%. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data penelitian
berdistrubusi normal. Berdasarkan uji multikolinieritas, uji autokorelasi, dan uji
heterokedastisitas tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik.
Hasil penelitian menunjukkan variabel Struktur Aktiva secara parsial berpengaruh
signifikan terhadap Struktur Modal dengan nilai 0,003. Variabel Pertumbuhan
penjualan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Struktur Modal dengan
nilai 0,004. Variabel Profitabilitas secara parsial berpengaruh signifikan terhadap
Struktur Modal dengan nilai 0,000. Variabel Struktur Aktiva, Pertumbuhan
Penjualan dan Profitabilitas secara simultan berpengaruh terhadap Struktur Modal
dengan nilai sig 0,000. Dengan Koefisien determinasi sebesar 0,516 yang artinya
51,6% Struktur Modal dipengaruhi oleh Struktur Aktiva, Pertumbuhan Penjualan
dan Profitabilitas. Sedangkan sisanya 48,4% dipengaruhi oleh variabel lain diluar
oenelitian ini.