Abstract :
Kota Batam semakin berkembang dengan adanya sistem pemerintahan
desentralisasi yang terarah. Mulai dari kepegawaian yang teratur sampai
kepemimpinan yang sesuai aturan daerah otonom. Opsi pembangunan daerah
menjadi topik yang sangat penting bagi pemerintah daerah. Pembangunan daerah
dilakukan berkelanjutan guna mencapai pertumbuhan ekonomi yang sejahtera.
Salah satu upaya pemerintah yaitu menyediakan pembangunan yang ramah
lingkungan dan review kebijakan yang prokontra lingkungan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui apakah Pertumbuhan Ekonomi dan Pendapatan Asli
Daerah berpengaruh terhadap Anggaran Belanja Modal. Metode analisis data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik
pengumpulan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan
nonprobability sampling dan dilanjutkan dengan analisis deskriftif, uji asumsi
klasik, uji pengaruh dan uji hipotesis. Populasi yang digunakan dalam penelitian
ini adalah laporan realisasi anggaran Kota Batam Periode 2011-2015. Sampel
yang digunakan adalah Pemerintah Kota Batam dan Dinas Pendapatan Asli
Daerah serta Badan Pusat Statistik Kota Batam. Penelitian ini pada periode 2011-
2015. Jenis data yang dipakai adalah data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Pertumbuhan Ekonomi berpengaruh terhadap Belanja Modal dengan nilai
signifikan 0.002 < 0.05, Pendapatan Asli Daerah berpengaruh terhadap Belanja
Modal dengan nilai signifikan 0.000 < 0.05, Sedangkan Pertumbuhan Ekonomi
dan Pendapatan Asli Daerah secara bersama-sama memiliki pengaruh signifikan
terhadap Belanja Modal dengan nilai signifikan 94,9% sedangkan sisanya
dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.