Abstract :
Auditor internal dan eksternal pemerintah memiliki peran penting untuk
mengukur tingkat transparansi dan keandalan laporan keuangan pemerintah.
Untuk menjaga kualitas audit, auditor harus memiliki kompetensi, independensi
dan pengalaman auditor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
kompetensi, independensi dan pengalaman auditor terhadap kualitas audit di
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dan Badan Pengawasan
Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Riau. Populasi adalah
semua auditor yang bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), sebanyak 34
auditor dan perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
Provinsi Kepulauan Riau, sebanyak 54 auditor. Teknik pengambilan sampel
menggunakan metode sampling jenuh dengan 88 responden. Data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah data primer berupa jawaban responden terhadap
pengumpulan data kuesioner dan analisis data menggunakan regresi linier
berganda untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa variabel kompetensi dan pengalaman auditor berpengaruh signifikan
terhadap kualitas audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan
Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Riau.
Sedangkan independensi variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas
audit di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan
dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Riau. Kompetensi, independensi
dan pengalaman auditor secara simultan mempengaruhi kualitas audit