Abstract :
Laba merupakan salah satu tujuan untuk rasio keberhasilan suatu perusahaan
dalam menggunakan kekayaan secara produktif, sehingga menghasilkan
keuntungan yang memuaskan. Faktor yang digunakan untuk mengukur laba dalam
penelitian ini adalah ukuran perusahaan, metode penilaian persediaan, dan metode
penyusutan aktiva tetap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
menguji pengaruh antara ukuran perusahaan, metode penilaian persediaan, dan
metode penyusutan aktiva tetap terhadap laba pada perusahaan perdagangan besar
dan eceran yang terdaftar di BEI tahun 2012-2016. Metode yang digunakan
adalah purposive sampling yaitu suatu metode pengambilan sampel yang
mengambil obyek dengan kriteria tertentu. Banyaknya sampel yang sesuai dengan
kriteria-kriteria yang telah ditentukan sebanyak 9 perusahaan perdagangan besar
dan eceran yang terdaftar di BEI tahun 2012-2016 sehingga sampel penelitian (n)
diperoleh sebanyak 45 data. Analisis data menggunakan analisis uji regresi
berganda, uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinieritas,
uji autokorelasi, dan uji heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis dilakukan dengan
mengunakan uji F, uji t dan uji koefisien determinasi (R2
). Hasil pengujian ini
menemukan bahwa secara parsial hanya variabel ukuran perusahaan yang
berpengaruh signifikan terhadap laba. Dan secara simultan menemukan bahwa
variabel ukuran perusahaan, metode penilaian persediaan, dan metode penyusutan
aktiva tetap berpengaruh signifikan terhadap laba. Besarnya koefisien determinasi
(R2
) adalah sebesar 0.385. Hal ini berarti bahwa 38,5% variabel dependen yaitu
laba dapat dijelaskan oleh tiga variabel independen yaitu ukuran perusahaan,
metode penilaian persediaan, dan metode penyusutan aktiva tetap sedangkan
sisanya sebesar 61,5% laba dijelaskan oleh variabel atau sebab-sebab lain diluar
model