Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi kecurangan laporan keuangan
berdasarkan analisis fraud triangle yang diadopsi dalam SAS No. 99. Variabel
independen dalam penelitian ini adalah financial stability yang diproksi dengan rasio
perubahan aset (ACHANGE), external pressure yang diproksi dengan rasio arus kas
bebas (FREEC), personal financial need yang diproksi dengan rasio kepemilikan
saham oleh orang dalam (OSHIP), financial targets yang diproksi dengan Return On
Asset (ROA), innefective monitoring yang diproksi dengan rasio dewan komisaris
independen (BDOUT) dan variabel dependen financial statement fraud yang diproksi
dengan manajemen laba. Populasi penelitian ini adalah perusahaan jasa sektor
properti dan real estate yang terdapat di BEI tahun 2011-2016. Pemilihan sampel
dilakukan dengan metode purposive sampling dan didapatkan sampel penelitian yang
memenuhi kriteria sebanyak 11 perusahaan. Metode analisis yang digunakan adalah
analisis regresi linear berganda dengan program statistik SPSS (Statistical Package
For the Social Science) versi 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel
external pressure yang diproksikan dengan rasio arus kas bebas berpengaruh secara
signifikan terhadap financial statement fraud dan dapat digunakan untuk mendeteksi
kecurangan, sementara variabel financial stability, personal financial need, financial
targets, dan ineffective monitoring berpengaruh tapi tidak signifikan terhadap
financial statement fraud dan tidak dapat digunakan untuk mendeteksi kecurangan